SEJARAH DESA

2.1.1. Sejarah Desa

Desa Cibelok adalah Desa Kolonisasi yang datang dari beberapa Daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, dan terdiri dari beberapa Daerah.Desa Cibelok pada mulanya adalah berasal dari hutan kawasan Negeri, pada tahun 1937 datanglah penduduk Kolonisasi sejumlah 45 KK dan sebanyak 135 jiwa, kemudian pada tahun 1939 datang lagi sejumlah 100 KK sama dengan 325 jiwa, diantara dua tahun berturut turut jumlah penduduk semua 145 KK sama dengan 460 jiwa, membuka dan menggarap tanah yang telah disediakan oleh pemerintah seluas 322 Ha.

Pada tahun 1937 kepala Desa dijabat oleh Sogleng yang administrasinya mengikuti Desa Cibelok  Pada tahun 1943/1944 diadakan pemilihan Kepala Desa dan yang dipercaya untuk menjabat sebagai kepala Desa adalah Watar sampai dengan tahun 1945, yang selanjutnya dijabat oleh Ma’an( 1945-1948) ,pada tahun 1950 digantikan oleh Kayudi dengan carik/sekdes Sumarda sampai dengan tahun 1963.

Pada tahun 1964 Chamim menjabat kepala Desa sampai tahun 1973,karena dalam menjalankan tugasnya kurang stabil maka digantikan oleh Wilham sampai tahun 1974,kemudian digantikan oleh Nursugeng dari tahun 1974-1975, kemudian diganti oleh Kastomo dari tahun 1976-1979 kemudian Desa Cibelok terus berkembang dengan Kepala Desa :

Tahun (1980-1988) Makmun Mustaqim,BA dan Moenali sebagai Sekdes

Tahun (1989-1997) Sarwono dan Moenali sebagai sekdes

Tahun (1998-2000) Sidik Imam Widodo  dan Nurwasis, Amd sebagai Sekdes

Tahun (2000-2002) Warsono (Pj.Kepala Desa)  dan Nurwasis, Amd sebagai sekdes

Tahun (2003) Endang Hiba Leganingsih dan Nurwasis,Amd sebagai Sekdes

Tahun (2004-2007) Warsono (Pj.Kepala Desa) dan Nurwasis, Amd sebagai sekdes

Tahun (2008 – 2013 ) Churipno Sebagai  Kepala Desa dan Nurwasis, Amd sebagai sekdes

Tahun ( 2013-sekarang ) Warsono sebagai Kepala Desa terpilih